Berikut ini adalah Pentingnya pemanasan sebelum pertandingan.
1. Meningkatkan Suhu Tubuh dan Aliran Darah
-
Efek Fisiologis: Suhu otot yang meningkat membuat serabut otot lebih elastis dan responsif.
2. Mengaktifkan Otot dan Sendi Spesifik
-
Latihan Dinamis: Pemanasan yang melibatkan gerakan mirip aktivitas pertandingan (misalnya high knees untuk lari atau arm swings untuk basket) membantu mengaktifkan kelompok otot yang relevan.
-
Manfaat: Mengurangi kekakuan sendi dan meningkatkan koordinasi gerak.
3. Meningkatkan Respons Sistem Saraf
-
Kecepatan Reaksi: Pemanasan mempersiapkan sistem saraf untuk merespons dengan cepat terhadap stimulus di pertandingan.
-
Contoh Latihan: Agility drills, reaksi terhadap sinyal suara atau visual.
4. Mengasah Fokus dan Mental Siap Bertanding
-
Pemanasan bukan hanya soal fisik, tapi juga menjadi ritual mental yang membantu atlet masuk ke “zona” performa maksimal.
5. Mengurangi Risiko Cedera
-
Pemanasan yang tepat mengurangi risiko cedera seperti strain, sprain, dan robekan otot akibat gerakan tiba-tiba tanpa persiapan.
Contoh Rangkaian Pemanasan (15–20 Menit)
Tahap | Durasi | Contoh Latihan |
---|---|---|
Pemanasan umum | 5 menit | Jogging ringan, skipping |
Pemanasan dinamis | 7 menit | Lunges, high knees, butt kicks |
Aktivasi spesifik olahraga | 5 menit | Passing bola, shooting ringan, shadow play |
Pendinginan ringan mental | 2 menit | Visualisasi pertandingan, napas dalam |