Ziarah Kubur, Mengingatkan Manusia  Akan Kematian dan Akhirat

Tradisi ke makam orang tua, keluarga sanak saudara ini seolah sudah menjadi tradisi kewajiban, sehingga pada suatu masa tertentu seperti di awal mau ramhadan atau sesudah sholat iedul fitri banyak orang yang ingin doa ziarah kubur ke pemakaman umum atau ke pemaaman pribadi, itu juga sudah menjadi pemandangan biasa bila melihat tempat pemakaman umum berjubel berbondong bondong untuk berziarah. apalagi spesial di hari raya iedul fitri atau lebaran di waktu hari ramhadan ke 29 sudah mulai terasa tradisi untuk berziarah serta diantaranya doa ziarah kubur juga sudah di persiapan oleh para peziarah. Bagaimana sebenarnya pandangan islam mengenai tradisi doa ziarah kubur  menjelang ramadan dan menjelang iedul fitri.

diantara penjelasan beberapa sumber sebelumnya ada pelarangan untuk berziarah kubur, namun pada masa awal perkembangan agama Islam, Rasulullah SAW sesungguhnya melarang umat muslim untuk berziarah ke kuburan. hal ini merupakan kondisi dimana keimanan umat muslim yang lemah untuk melakuan tradisi berziarah ke kuburan, serta sosiologis masyarakat arab dimasa itu yang didominasi kepercayaan pada dewa. Rasulullah SAW kemudian menganjurkan kegiatan ziarah ke, yang seperti tertulis dalam sunan turmudzi  no 973

Yang artinya: hadis dari buraidah ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda

“ saya pernah melarang berziarah kubur, tapi sekarang Rasulullah SAW telah di beri izin untuk berziarah ke makam ibunya maka sekarang berziarahlah…! Karena hal itu dapat mengingatkan kamu kepada akhirat “

Maka dari itu doa ziarah kubur sangat dianjurkan merupakan salah satu manfaat yang di dapat oleh para peziarah, salah satu manfaat berziarah kubur adalah kita sebagai manusia akan mendapatkan peringatan akan  akan kematian dan alam akhirat, yang sejatinya menunggu giliran. Memperbaiki Kesalahan seorang anak semasa orang tuanya masih hidup, sesungguhnya kesempatan  doa ziarah kubur terutama mengunjungi makam orang tua. Serta didalamnya ada keutamaan ziarah kubur dapat mengampuni dosa-dosa.

Salah satu pendapat dalm kitab al-mu’jam al-kabirlit tahbrani juz 19 menyebutkan ;

حدثنا محمد بن أحمد أبو النعمان بن شبل البصري, حدثنا أبى, حدثنا عم أبى محمد بن النعمان عن يحي بن العلاء البجلي عن عبد الكريم أبى أمية عن مجاهد عن أبى هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم “من زار قبر أبويه أو احدهما فى كل جمعة غفر له وكتب برا

Artinya: Rasulullah SAW bersabda “ barang siapa berziarah e makam kedua orang tuanya  atau salah satunya setiap hari jumat maka alloh mengampuni dosa-dosanya dan dia dicatat sebagai anak yang taat dan berbakti kepada orang tuanya.

Doa ziarah kubur

 السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُ ونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalamualaikum dara qaumin muminin wa atakum ma tu adun ghadan mu’ajjalun, wa inna insya-Allohu bikum lahiqun

Artinya :” assalamualaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin , telah datang kepada kalian janji tuhan yang sempat di tangguhkan besok, dan kami insyaalloh akan menyusul kalian”

Doa ziarah kubur ini sebaiknya diamalkan yang di ajarkan Rasulullah SAW ketika mengunjungi makam.

Adapun  salam yang lain yang di ajarkan Rasulullah kepada istrinya, Siti Aisyah sebagai salam saat mengunjungi makam

 السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ

Assalamu ala ahlid diyar minal muminina wal muslimin yarhamulkumullahul-mustaqdimin minkum wa minna wal musta’khirin,wa wa inna insya-Allahu bikum lahiqun.

Artinya : “Assalamualaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalm kubur ,semoga alloh melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan ( yang telah mendahului dan akan menyusul ) kami.sesungguhnya kami insya alloh akan menyusul kalian “