Pengertian Customer To Customer (C2C)

Customer To Customer Adalah

Menurut Investopedia, C2C ini merupakan model bisnis di mana customer itu bisa saling menjual dagangannya kepada satu sama lain,

Tujuan utama C2C adalah untuk memungkinkan transaksi antara konsumen dan kemudian membantu penjual dan pembeli berkomunikasi satu sama lain.

Misalnya, jika Anda adalah pelanggan, Anda juga dapat mendaftar sebagai reseller di salah satu situs e-commerce dan kemudian memperdagangkan produk Anda dengan pelanggan lain. Model bisnis ini bisa dikatakan sangat nyaman, nyaman dan santai karena tidak ada pertemuan transaksi langsung antara penjual dan pembeli. Di luar negeri, layanan pelanggan ini diterapkan oleh beberapa pasar terkenal, seperti Amazon, Craigslist, eBay, dan lainnya.


Faktor yang mempengaruhi C2C

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa model bisnis C2C adalah model bisnis yang menggunakan Internet sebagai alat atau perangkat.

1. Kepercayaan

Karena bisnis ini berawal dari customer to customer (C2C), orang yang ingin berbelanja tentunya harus yakin bahwa mereka berkomunikasi dengan penjual yang tepat dan bukan scam. Tingkat kepercayaan seperti itu harus dibangun oleh pemilik pasar yang menerapkan model bisnis C2C.

Menurut Memang, salah satu cara terbaik dan paling efektif untuk meningkatkan kepercayaan pembeli kepada penjual adalah dengan memasukkan ulasan pelanggan pada setiap produk yang dijual. Selain itu, penting juga Anda berdiskusi dengan calon pembeli bahwa uang dijamin dan akan dikembalikan jika terjadi kesalahan dalam transaksi produk.

Misalnya penggantian produk jika ada cacat pada produk dan juga jika produk yang dibeli tiba-tiba habis dan uang harus dikembalikan.


2. Metode pembayaran

Faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan C2C dalam metode pembayaran. Karena pembeli potensial pun ingin tahu siapa yang akan mereka bayar.

Untuk mengatasinya, pemilik C2C sangat perlu menyediakan metode pembayaran yang sangat kredibel dengan menjaga keamanan informasi kartu kredit setiap pembeli.


3. Pemasaran

Karena model bisnis ini lebih berorientasi online, C2C ini juga harus pintar-pintar memasarkan produknya melalui iklan. Anda bisa menggunakan jasa penyedia iklan seperti Google Ads, Instagram Ads, Facebook Ads, dan lainnya untuk membuat iklan yang nantinya mengarahkan konsumen ke toko online. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke pasar Anda.


4. media sosial

Berkaitan dengan pemasaran di atas, media sosial tidak kalah dan menjadi faktor penting dalam kesuksesan bisnis C2C Anda. Karena dari media sosial tersebut Anda juga bisa membangun interaksi dengan konsumen lain dan juga dengan cepat menjelaskan segala macam informasi tentang produk terbaru Anda.

Selain itu, dengan menggunakan jejaring sosial ini, Anda juga menginformasikan bahwa ada promosi produk dan juga waktu-waktu tertentu untuk meningkatkan minat pembeli.

Sumber : Pendidikanku