Inilah 6 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Dapat Menyebabkan Kanker Tanpa Kita Sadari

Tak dapat dipungkiri bahwa kanker menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh siapapun hingga saat ini.

Beragam penyakit kanker bisa menjangkit siapapun dengan berbagai sebab, salah satunya ialah dengan gaya hidup yang tak beraturan dan terkadang disepelekan.

Beberapa kebiasaan yang dianggap sepele seperti ini juga terkadang tidak kita sadari dan ujung-ujungnya tak menyangka bahwa bisa menyebabkan kanker.

Tentunya jika ingin terbebas dari penyakit kanker, kebiasaan-kebiasaan sepele yang kerap dilakukan sehari-hari dengan risiko menyebabkan kanker harus segera dihindari.

Berikut ini telah dirangkum 6 kebiasaan sepele yang bisa menyebabkan kanker.

1. Bekerja di Shift Malam

Wanita yang bekerja shift malam akan memiliki risiko kanker 19 persen lebih tinggi, menurut meta-analisis studi 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Biomarkers and Prevention.

Para ahli ini berteori bahwa begadang di malam hari mengganggu produksi hormon tidur melatonin, yang dapat melindungi dari penyakit. Sehingga kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan kanker.

2. Menggunakan Plastik

Beberapa wadah plastik mengandung BPA, hormon sintetis yang dapat mengganggu sistem endokrin tubuh dan dapat memicu risiko kanker payudara.

Belum dapat dipastikan bahwa plastik benar-benar bisa menyebabkan kanker. Namun sebaiknya untuk pencegahan dini pilih plastik yang bebas BPA dan gunakan wadah alternatif lainnya seperti kaca atau beling, jika memungkinkan.

3. Terlalu Banyak Makan Gula

Kebiasaan Orang Amerika terlalu banyak mengkonsumsi gula tambahan pada setiap makanannya, dan itu bisa menyebabkan peningkatan risiko kanker. Pedoman Diet terbaru untuk orang Amerika merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 12 sendok teh gula sehari.

Rata-rata orang Amerika mendapat 17 sendok teh gula setiap harinya. Makanan yang mengandung banyak gula dapat menyebabkan obesitas dan peradangan. Ini adalah dua faktor risiko kanker.

Kurangi gula berlebih dalam makanan Teman SUPERjuangan dan Itu cukup mudah untuk dilakukan, karena sekarang produsen makanan diharuskan mencantumkannya sebagai baris terpisah pada label Fakta Gizi. Baiknya periksa terlebih dahulu pada setiap produk kemasan yang Anda beli.

4. Menggunakan bedak tabur

Sebuah studi di jurnal Epidemiology menemukan fakta bahwa penggunaan bedak tabur (bedak bayi) di area sekitar alat kelamin meningkatkan risiko terkena kanker ovarium serta kanker serviks hingga 33 persen.

Studi lain menemukan bahwa menggunakan bedak tabur dapat pula meningkatkan risiko kanker endometrium hingga 24 persen. Kenapa? Beberapa peneliti berteori bahwa bedak, mineral yang ditambang untuk membuat bedak, sering terkontaminasi dengan asbes, karsinogen yang cukup kuat.

Hindari bedak tabur mulai saat ini. Dan untuk kebersihan pribadi Teman SUPERjuangan dapat menggunakan alternatif alami seperti tepung maizena.

5. Makan Daging Olahan

Pada Tahun 2015, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker secara resmi mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen bagi manusia. Mereka menemukan disetiap daging olahan terdapat bahan kimia yang dapat merusak sel-sel di usus besar dan rektum.

Faktanya, makan hanya 1,8 ons sehari dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 18 persen. Apa saja yang termasuk sebagai daging olahan?

  • Ham
  • Sosis
  • Hot dog
  • Pepperoni dan salami
  • Dendeng
  • Daging deli
  • Daging kalkun
  • Daging sapi panggang

MD Anderson Cancer Center merekomendasikan baiknya memakan daging olahan jangan terlalu sering atau lebih baiknya tidak sama sekali, dan tingkatkan jumlah makanan nabati atau tanpa daging yang Anda makan setiap harinya.

6. Makan Makanan Olahan

“Makanan olahan dikemas dengan berbagai bahan kimia beracun yang dapat meningkatkan risiko kanker,” kata Yeral Patel, MD , seorang dokter pengobatan keluarga bersertifikat di Pantai Newport, California.

“Konsumsi makanan olahan dapat menyebabkan peradangan. salah satu penyumbang utama kanker dan makanan ini juga kekurangan mikronutrien utama (vitamin dan mineral esensial) yang menjadi sandaran tubuh kita untuk membersihkan diri dari racun berbahaya.”

Penuhi diet Anda dengan sebanyak mungkin makanan utuh dan pastikan makanan kemasan yang Anda beli mengandung sesedikit mungkin bahan kimia.