Meminjam dana secara online memang bukan hal yang baru lagi. Namun tidak bisa dipungkiri, jika meminjam online sangat rentan mengalami penipuan. Mengingat banyak sekali oknum tidak bertanggung jawab yang menjerat korbannya dengan berkedok pinjaman online. Sehingga tidak heran, sebagian orang ada yang masih enggan untuk melakukan pinjaman online karena ingin menghindari hal tersebut terjadi. Meskipun pinjaman online menawarkan embel-embel proses yang mudah dan cepat. Padahal jika ingin mencari informasi lebih dalam lagi, melakukan pinjaman uang online terpercaya yang aman bisa dilakukan asal tahu ilmunya.

Keengganan melakukan pinjaman online memang tidak lepas dari banyaknya kasus-kasus penipuan yang terjadi pada sebagian orang. Hal ini memang tidak bisa disalahkan jika Anda memutuskan untuk menghindari mengajukan pinjaman online. Namun ada beberapa cara melakukan pinjaman online yang aman dan bisa Anda praktekkan ketika terdesak akan kebutuhan dana. Berikut ini tips-tipsnya, yaitu:

1. Pilih layanan pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK.

Langkah pertama yang harus dilakukan saat mengajukan pinjaman online adalah memastikan layanannya memang sudah terpercaya. Layanan pinjaman online yang terpercaya harus sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Anda bisa mengecek secara langsung sudah atau belumnya layanan tersebut terdaftar di OJK dengan mengunjungi laman resmi OJK dan melakukan pencarian.

2. Pastikan bunga pinjaman transparan dan terjangkau.

OJK menetapkan peraturan bahwa untuk perusahaan fintech tidak diperbolehkan memberlakukan bunga pinjaman lebih dari 0,8 % per hari. Sehingga jika Anda menemukan pinjaman online dengan bunga pinjaman hingga 1 % per hari atau 30% per bulan, maka sebaiknya urungkan untuk mengajukan pinjaman dana.

3. Pahami biaya pinjaman lain yang diberlakukan ketika meminjam.

Biasanya para peminjam hanya terfokus pada besarnya bunga pinjaman yang akan dikenakan ketika melakukan pinjaman online. Padahal Anda juga perlu memperhatikan jenis-jenis biaya lain yang menyertai saat mengajukan pinjaman online, seperti biaya administrasi, biaya denda keterlambatan, biaya provisi, dll.

4. Baca mengenai kebijakan privasi dab pastikan keamanan data pribadi nasabah terjaga.

Marak kita jumpai pinjaman online tertentu yang menggunakan data pribadi nasabahnya untuk kegiatan yang tidak bertanggungjawab. Sehingga Anda perlu hati-hati agar tidak terjebak pada pinjaman online yang serupa. Pastikan Anda membaca mengenai kebijakan privasi yang diberlakukan oleh layanan pinjaman online yang Anda tuju. Pastikan jika memang layanan pinjaman online tersebut akan menjaga kerahasiaan dari data nasabah-nasabahnya.

5. Pilih platform pinjaman online yang memiliki layanan konsumen.

Layanan pinjaman online yang terpercaya harus memiliki nomor kontak yang jelas, alamat kantor resmi, email, serta sosial media yang berguna untuk nasabah agar bisa bertanda, menyampaikan permasalahan, dll.

6. Pahami resiko yang akan didapatkan ketika menunggak pinjaman online.

Jika Anda memutuskan untuk berhutang, maka sudah menjadi kewajiban untuk membayar cicilan hingga lunas. Maka dari itu, penting sekali memiliki komitmen yang tinggi ketika meminjam dana. Maka dari itu, ketahui resiko apa saja yang akan terjadi ketika menunggak pinjaman online. Cari tahu bagaimana layanan pinjaman online yang Anda tuju melakukan penagihan. Sehingga Anda bisa menghindari hal buruk yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Itu tadi beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar bisa melakukan pinjaman online yang aman. Meminjam dana dari Adakami bisa menjadi alternatif meminjam online yang aman. Hal ini lantaran platform P2P Lending online lokal yang satu ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Keuntungan meminjam dana dari Adakami adalah karena proses yang mudah dan cepat, tanpa agunan, serta memiliki layanan yang terbaik. Jika penasaran mengenai layanan pinjaman online dari Adakami, segera kunjungi website resminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *